Tirzepatid adalah agonis reseptor polipeptida insulinotropik (GIP) dan peptida mirip glukagon (GLP-1) ganda yang bergantung pada glukosa. Mekanisme gandanya bertujuan untuk meningkatkan sekresi insulin, menekan pelepasan glukagon, menunda pengosongan lambung, dan meningkatkan rasa kenyang, sehingga menawarkan pendekatan terapeutik yang komprehensif untuk diabetes melitus tipe 2 (DMT2) dan obesitas.
Temuan Utama dari Studi Klinis
1. Kontrol Glikemik
Di beberapaMELAMPAUIuji klinis fase 3, tirzepatide menunjukkankontrol glikemik yang ungguldibandingkan dengan agen antidiabetik yang ada, termasuk semaglutide dan insulin degludec.
-
Penurunan HbA1c rata-rata: hingga-2,4%dari garis dasar setelah 40–52 minggu.
-
Proporsi peserta yang mencapai hasil lebih tinggiHbA1c < 6,5%, memenuhi atau melampaui target ADA.
-
Ditemukan perbaikan signifikan pada kadar glukosa plasma puasa dan glukosa pasca makan.
2. Penurunan Berat Badan
Tirzepatide secara konsisten menghasilkanpenurunan berat badan yang bermakna secara klinis dan bergantung pada dosispada populasi penderita diabetes dan non-diabetes.
-
Pada pasien T2DM: rata-rata penurunan berat badan berkisar antara7–12 kg.
-
Pada subjek obesitas non-diabetes (uji coba SURMOUNT-1):
-
Dosis 10 mg dan 15 mg menyebabkan15–22% rata-rata penurunan berat badan, sebanding dengan atau melebihi ambang batas operasi bariatrik.
-
-
Sebagian besar peserta mencapai setidaknya5–10%pengurangan berat badan.
3. Peningkatan Kardiometabolik
Pengobatan tirzepatide juga meningkatkan parameter metabolisme yang lebih luas:
-
Pengurangandalam trigliserida, LDL-C, dan kolesterol total.
-
Meningkatdalam HDL-C.
-
Pentingpenurunan tekanan darah sistolik dan diastolik.
-
Peningkatan sensitivitas insulin dan fungsi sel β.
4. Keamanan dan Tolerabilitas
Profil keamanannya konsisten dengan terapi berbasis incretin lainnya:
-
Efek samping yang paling umum: gejala gastrointestinal ringan hingga sedang (mual, muntah, diare).
-
Insiden hipoglikemia rendah, terutama bila digunakan dengan insulin atau sulfonilurea.
-
Tidak ada masalah keamanan utama yang diamati pada hasil kardiovaskular.
5. Wawasan Mekanistik
Keunikan Tirzepatideagonis reseptor gandamemperkuat jalur GIP dan GLP-1:
-
Aktivasi GIPmeningkatkan sekresi insulin yang bergantung pada glukosa dan dapat meningkatkan metabolisme jaringan adiposa.
-
Aktivasi GLP-1meningkatkan penekanan nafsu makan dan menunda pengosongan lambung.
-
Milik merekaefek sinergismengarah pada peningkatan kontrol glukosa dengan penurunan berat badan yang lebih baik dibandingkan dengan agen jalur tunggal.
Kesimpulan
Tirzepatide merupakanterobosan dalam terapi metabolik, menyediakankemanjuran yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kontrol glikemik dan penurunan berat badanuntuk individu dengan diabetes tipe 2 dan obesitas.
Mekanisme inkretin gandanya menawarkan pendekatan terpadu yang menangani akar penyebab disfungsi metabolisme — hiperglikemia, resistensi insulin, dan kelebihan berat badan.
Mengingat kemanjurannya yang kuat dan profil keamanan yang dapat dikelola, tirzepatide dapat mendefinisikan ulang paradigma terapi untuk manajemen diabetes dan obesitas dalam dekade mendatang.
Referensi
-
Frias JP dkk.,Jurnal Kedokteran New England, tahun 2021.
-
Jastreboff AM dkk.,Jurnal Kedokteran New England, 2022 (SURMOUNT-1).
-
Ludvik B dkk.,Lanset, tahun 2021.
-
Data Klinis Eli Lilly, Uji Coba SURPASS 1–5.
Waktu posting: 04-Okt-2025


